PROFIL PERUSAHAAN

PROFIL DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI KARYAWAN

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN LEVEL ORGANISASI

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASAR KAN STATUS KEPEGAWAIAN

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASAR KAN RENTANG USIA

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN MASA KERJA

PENGEMBANGAN KOMPETENSI KARYAWAN

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI

Perseroan memiliki kebijakan bahwa setiap pegawai memperoleh kesempatan yang sama dalam program pengembangan kompetensi di semua level organisasi. Disain pengembangan kompetensi karyawan tahun 2018 sebagaimana yang tertuang dalam Learning Calendar disusun dengan mengacu pada beberapa hal:

1. Corporate strategy tahun 2018, menghasilkan 81 inisiatif strategis;

2. Kamus direktori kompetensi, yang mengatur mengenai Core Competency, Managerial Competency, Spesific Competency dan Functional Competency; dan 

3. Segmen karyawan, yang meliputi Clerical, Officer, Supervisi, Manager, Kepala Divisi/Pemimpin Cabang, General Manager, Direksi, Dewan Komisaris dan Anggota Komite

Program pengembangan kompetensi disusun secarakomprehensif dan terstruktur sehingga menghasilkandua obyektif utama yaitu:

1. Linking People to Strategy and Operating Plan, merupakan program pengembangan kompetensi karyawan bagi lini pendukung bisnis dalam rangka mengakselerasi pencapaian corporate strategy tahun 2018.

2. Developing Leadership Pipeline Through Structured Development Programs, merupakan program pengembangan kepemimpinan karyawan yang dilakukan secara terstruktur.

PENGEMBANGAN KOMPETENSI BERDASARKAN LEVEL JABATAN

EVALUASI PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI

Untuk mengetahui tingkat efektivitas suatu kegiatan pengembangan kompetensi dalam mendukung pencapaianinisiatif strategis, maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kegiatan yang telah terlaksana. Selainitu, evaluasi diperlukan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengembangan kegiatanpendidikan dan pelatihan. Obyek evaluasi meliputi tingkat kepuasan peserta (level 1) dan tingkat pembelajaran yangditerima oleh peserta (level 2).

Level 1 : Evaluasi ReaksiEvaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasanpeserta atas penyelenggaraan kegiatan pengembangankompetensi. Adapun beberapa hal yang menjadi komponenevaluasi, yaitu sebagai berikut:

1. Evaluasi Kurikulum

Bertujuan untuk mengetahui kesesuaiankurikulum yang disampaikan dalam suatu kegiatanpengembangan kompetensi dibandingkan dengankebutuhan pemenuhan kompetensi peserta. Hal-halyang diukur dalam mengevaluasi kurikulum adalah:

• Kesesuaian materi dengan tujuan training,

• Kesesuaian kurikulum dengan kompetensi yangdibutuhkan, dan

• Kesesuaian materi dengan sesi pembelajaran.

2. Evaluasi Fasilitator

Bertujuan untuk mengukur kemampuan dan kualitasfasilitator dalam menyajikan atau menyampaikan suatumateri dalam kegiatan pengembangan kompetensi.Hal-hal yang menjadi penilaian adalah sebagai berikut:

• Pencapaian tujuan instruksional,

• Penyampaian materi,

• Penguasaan materi,

• Penguasaan peserta (audiens),

• Penggunaan metode dan sarana diklat, dan

• Penggunaan bahasa.

3. Evaluasi Sarana Prasarana

Bertujuan untuk mengevaluasi kualitas sarana danprasarana yang disajikan oleh penyelenggara kegiatanpengembangan kompetensi. Aspek yang dinilai dalamevaluasi sarana dan prasarana adalah:

• Kebersihan tempat pengembangan kompetensi,

• Kelayakan tempat, dan

• Kelengkapan sarana dan prasarana.

Level 2 : Evaluasi PembelajaranEvaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilansuatu kegiatan pengembangan kompetensi dengancara melihat perubahan kemampuan peserta dalam halpemahaman, tingkat pengetahuan, penguasaan materi,setelah menjalani proses pengembangan kompetensi.

Evaluasi dapat dilakukan dengan beberapa metode, yaitu:

1. Pre-Post Test

Dengan menggunakan metode ini, dapat diketahuilevel pemahaman peserta akan suatu materi/topikdi awal dan di akhir pembelajaran. Dapat terlihatpeningkatan/penurunan sebelum dan sesudahmateri disampaikan.

2. Kuis/Ujian Akhir

Beberapa materi hanya menerapkan metode ujianakhir, yaitu dilaksanakan setelah semua konten materitelah disampaikan. Hal ini untuk mengukur kemampuanpeserta dalam menyerap keseluruhan materi.

BIAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI

Pada tahun 2018 biaya pengembangan kompetensi yang telah direalisasikan oleh Perseroan sebesar Rp42.050.553.608.Pada tahun sebelumnya, biaya pengembangan kompetensi yang direalisasikan sebesar Rp43.650.824.883.

92
Bukopin Annual Report 2018